JKN-KIS Bisa Jadi Partner di Hari Tua

redaksi
JKN-KIS Bisa Jadi Partner di Hari Tua
Ist
Nurani penerima manfaat JKN KIS.
Xnewss.com, Dumai - Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat yang pada hari ini biasa disebut dengan JKN-KIS merupakan program strategis nasional yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.


Hadir sebagai program yang akan mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui jaminan kesehatannya selalu menjadi topik yang hangat untuk dibicarakan ditengah-tengah masyarakat. Dimulai dari hal yang positif hingga hal-hal yang negatif, baik oleh pesertanya sendiri maupun masyarakat yang belum pernah menjadi peserta JKN-KIS. Sangat banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari JKN-KIS, hal tersebut menjadi suntikan semangat bagi program ini untuk terus memberikan yang terbaik.


Nurani (81) merupakan salah satu dari sekian ribu masyarakat yang merasakan manfaat program JKN-KIS. Diumur yang telah menginjak kepala delapan Nurani merupakan seorang nenek yang terbilang cukup sehat karena baru belakangan ini Ia menggunakan JKN-KIS untuk berobat dikarenakan mengalami Osteoarthritis. Osteoarthritis merupakan kondisi yang menyebabkan sendi-sendi terasa sakit, kaku dan bengkak. Sendi yang paling sering mengalami kondisi ini meliputi tangan, lutut, pinggul, dan tulang punggung.


"Lutut terasa sakit dan membengkak, jadi dalam melakukan aktivitas sehari-hari mulai terganggu. Dari situlah keinginan untuk menggunakan kartu bermula," terang Nurani (10/08/2019).


Kemudian Ia juga menuturkan, penggunaan JKN-KIS ini ternyata sangat mudah dimulai dari Puskesmas hingga dirujuk ke Rumah Sakit untuk ditangani oleh dokter spesialis secara berjenjang.


Osteoarthritis biasanya akan terjadi kepada mereka yang telah menginjak usia lebih dari 50 tahun dan secara khusus wanita lebih sering mengalami osteoarthritis dibandingkan pria. Usia Nurani yang telah melewati angka 80 tentunya akan mengakibatkan dirinya akan secara rutin dan bertahap melakukan pemeriksaan dan penanganan terkait osteoarthtitis yang dialaminya.


"Kemarin itu pemeriksaan dilakukan melalui foto rontgen dan diberikan suntikan untuk meredakan sakit yang terjadi pada bagian lutut. Untuk selanjutnya saya tetap harus melakukan kontrol sesuai yang telah dijadwalkan oleh dokter," jelas Nurani.


Ia mengatakan terimakasih untuk program JKN-KIS karena tentunya banyak pada lansia yang dapat menjadikan JKN-KIS sebagai partner dalam melakukan pemeriksaan dan pengobatan di usia senja apalagi semua pelayanan didapatkan dengan gratis, cukup membayar iuran rutin setiap bulannya saja. "Hal ini tentunya sangat membantu dibandingkan berobat dengan jalur umum yang biayanya relatif lebih mahal daripada iuran bulanan yang kita bayarkan," tutupnya. (Red)

Penulis
: redaksi