Gedor Peluang Kerja Anak Daerah, Komunitas Pengangguran Kota Dumai Resmi Terbentuk

redaksi
Gedor Peluang Kerja Anak Daerah, Komunitas Pengangguran Kota Dumai Resmi Terbentuk

Xnewss.net,​DUMAI - Langkah berani dan inovatif diambil oleh sekelompok pemuda di Kota Dumai dalam menyikapi peliknya persoalan ketenagakerjaan. Bertempat di Arshy Foodcourt, kawasan Pelabuhan Pelindo Kota Dumai, sebanyak 80 orang pencari kerja berkumpul untuk mendeklarasikan berdirinya Komunitas Pengangguran Kota Dumai, Jumat (29/5) malam.

​Kehadiran wadah ini mencatatkan sejarah baru sebagai komunitas pertama di Kota Dumai yang secara khusus bergerak menghimpun para pencari kerja lokal. Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh optimisme tersebut berjalan lancar hingga malam hari.

​Dalam musyawarah pembentukan tersebut, Rahma Yani, sosok penggerak yang menginisiasi pengumpulan para pencari kerja ini, dipercaya dan ditunjuk sebagai Ketua Komunitas Pengangguran Kota Dumai. Sementara posisi Wakil Ketua diamanahkan kepada Ahmad Aldo Riwaldi.

​Ketua Komunitas Pengangguran Kota Dumai, Rahma Yani mengungkapkan, latar belakang dibentuknya komunitas ini tidak lain adalah untuk membuka ruang dan peluang kerja yang lebih besar bagi seluruh anggota yang tergabung. Menariknya, karakteristik anggota yang terhimpun dalam komunitas ini sangat beragam, mencakup lintas generasi dan latar belakang pendidikan, mulai dari tamatan Sekolah Dasar (SD) hingga lulusan Perguruan Tinggi.

​Rahma Yani menegaskan bahwa kehadiran komunitas ini memiliki batasan peran yang jelas, yaitu sebatas membantu dan menjembatani anak-anak tempatan agar bisa mendapatkan peluang bekerja di berbagai instansi dan perusahaan yang beroperasi di Kota Dumai.

​"Kehadiran komunitas ini sebatas membantu atau menjembatani anak-anak tempatan untuk dapat peluang bekerja di instansi dan perusahaan yang ada di Kota Dumai. Dan dipastikan, kita ini hanya bisa berusaha dan tetap percaya pada kuasa Tuhan yang membantu kita untuk mencapai apa yang kita usahakan," ujar Rahma Yani kepada Xnewss.


​Ia juga menyoroti salah satu kendala klasik yang kerap dihadapi para pencari kerja lokal, yakni syarat pengalaman kerja serta batasan-batasan kaku lainnya yang sering kali menjadi batu sandungan utama dalam berbagai lowongan pekerjaan. Melalui komunitas ini, pihak pengurus mendorong agar perusahaan-perusahaan di Kota Dumai mulai mengadopsi sistem perekrutan yang lebih inklusif, seperti tidak terlalu kaku melihat faktor pengalaman, tidak membatasi usia pelamar, serta tidak mempersoalkan tahun kelulusan (gap year).

​Menurut Rahma, penempatan kerja nantinya dapat disesuaikan secara proporsional dengan latar belakang pendidikan masing-masing. Sebagai contoh, untuk lulusan SD bisa diarahkan ke sektor operasional seperti bagian kebersihan (cleaning service). Sebaliknya, bagi pencari kerja dengan tingkat pendidikan tinggi, diharapkan tidak ada lagi batasan umur yang menjegal mereka untuk bisa berkarier.

​Pelonggaran syarat dan sistem yang adil ini dinilai akan membuka keran peluang yang jauh lebih besar bagi anak-anak daerah untuk dapat terserap di industri lokal. Langkah ini dipandang sangat strategis guna menekan angka pengangguran di kota pelabuhan tersebut.

​Sebagai langkah konkret jangka pendek, komunitas ini akan segera melakukan pendataan dan penyusunan Daftar Riwayat Hidup atau Curriculum Vitae (CV) berbasis format digital (PDF) bagi setiap anggota.

​"Data tersebut nantinya akan memuat secara detail kemampuan, minat, serta keahlian yang dimiliki masing-masing anggota. Dengan data yang terstruktur ini, jika ada lowongan kerja di kemudian hari, kami akan lebih mudah mengusulkan data kawan-kawan ini melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Dumai," tambahnya.

​Melalui basis data yang lengkap dan terverifikasi tersebut, Komunitas Pengangguran Kota Dumai optimistis dapat memperbesar peluang para anggotanya untuk menjemput rezeki melalui pasar kerja, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyalurkan tenaga kerja lokal yang kompeten.

​Bagi masyarakat Kota Dumai yang sedang mencari pekerjaan dan ingin bergabung ke dalam komunitas ini, pendaftaran telah dibuka. Anda dapat menghubungi kontak penanggung jawab di bawah ini:

  • Kontak Ketua (Rahma Yani): +62 812-8682-1888
  • Pendaftaran Admin Komunitas: (Informasi menyusul di sekretariat). (Agung)