Camat Bukit Kapur Bina Usaha Rumahan Guna Tingkatkan Penghasilan Warga

redaksi
Camat Bukit Kapur Bina Usaha Rumahan Guna Tingkatkan Penghasilan Warga
Ist
Camat Bukit Kapur, Bustamam.
Xnewss.com, Dumai - Guna meningkatkan pendapatan warga di Kecamatan Bukit Kapur. Pemerintah Kota Dumai, dalam hal Dinas Koperasi dan UMKM akan melakukan pembinaan terhadap para pelaku usaha rumahan atau home industri yang terdapat diwilayahnya.


Camat Bukit Kapur, Bustamam menyampaikan, guna meningkatkan perekonomian warga, pihaknya akan melakukan pembinaan terhadap para pelaku home industri. Hal itu agar kedepannya usaha rumahan yang terdapat diwilayahnya dapat terkelola secara sempurna baik itu usaha perorangan maupun kelompok.


"Untuk di wilayah Kecamatan Bukit Kapur ini, terdapat banyak sekali home industri, seperti anyaman gedek yang terbuat dari pelepah sawit yang sudah ditebang ,ada lagi pembuatan piring dari pelepah dan sapu lidi, " ujar Bustamam, Kamis (11/10/2018).


Lanjut Camat menceritakan, selain itu ada juga pembuatan gula merah dari air nira sawit. Sementara itu untuk bahan baku home industri di wilayah ini cukup banyak. Hal itu dikarenakan mayoritas masyarakat di Kecamatan Bukit Kapur itu sendiri merepakan petani kebun sawit, untuk itu bahan baku home industri cukup mudah didapat.


"Dengan adanya peninjauan yang dilakukan istri Walikota Dumai, Hj Haslinar bersama kadis UMKM terhadap kegiatan home industri yang ada di Kelurahan Kampung Baru, kita telah memyampaikan para pelaku home industri yang ada di Bukit Kapur ini perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah baik secara moril maupun materil," ungkap Bustamam.


Hal itu mendapatkan respon positif dari Istri orang nomor satu di Kota Dumai dan Kadis UMKM, nantinya pada tahun 2019 mereka akan memberikan pelatihan kepada masyarakat agar dapat membuat piring berbahan dasar lidi pelepah sawit yang sudah tidak terpakai. Bahkan Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas UMKM, akan turut serta dalam membantu memasarkan hasil karya usaha rumahaan tersebut.


Menurutnya, usaha rumahaan milik warga yang memproduksi gedek mampu berpenghasilan Rp 100.000 perharinya. Hal ini menjadikan sebuah terobosan yang mampu meningkatkan perekonomian rumah tangga warga serta menjadi alternatif dalam mengurangi angka pengangguran dan kemisinan di wilayah Kecamatan Bukit Kapur. (Mis)

Penulis
: redaksi