Xnewss.com, Dumai - Dua kali memberlakukan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 Dumai kembali melaksanakan PPKM level 2 sesuai dengan surat edaran yang diterima oleh tim Satgas penanganan Covid-19 Kota Dumai.
Terdapatnya penambahan kasus baru dalam sepekan menjadi salah satu indikasi membuat Dumai belum beranjak dari PPKM level 2 yang untuk ketiga kalinya diterapkan.
Meski jumlah kasus Covid-19 telah jauh menurun, namun Kota Dumai, masih tetap menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.
"Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 58 tahun 2021, tentang PPKM level 3,2 dan 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19, di tingkat desa dan kelurahaan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah, Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Kota Dumai, masih bertahan di level 2," kataSekretaris Satgas Covid-19 Kota Dumai, Amrizal Anara Selasa (09/11/2021)
Ia menambahkan, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 58 Tahun 2021penerapan PPKM level 2 ini, Tim Satgas Covid-19 akan segera membuat surat edaran untuk menjadi pedoman masyarakat selama PPKM level 2.
"Kami masih buat surat edaran satgas terkait pedoman PPKM level 2 ini, hal hal apa saja yang nantinya akan dibatasi akan tertuang dalam surat edaran," katanya.
Kota Dumai masih level 2, karena masih ada penambahan kasus dalam setiap minggunya. Level 1 atau zona hijau baru diterapkan disuatu daerah salah satu indikatornya adalah apabila nihil kasus dlm 1 minggu terakhir.
Sementara, juru bicara Satgas Covid-19 Kota Dumai dr Syaiful mengaku, bahwa saat ini kota Dumai, masih tetap melaksanakan PPKM, dan bertahan di level 2.
Meskipun bertahan di level 2, tambahnya, masyarakat tidak boleh mengondorkan protokol kesehatan (Prokes), karena prokes merupakan hal yang harus tetap diterapkan, jika ingin perkembangan Covid-19 dihentikan.
"Prokes harus tetap ketat, jangan kendor, kalau kendor nanti bisa saja perkembangan Covid-19, kembali meningkat, dan membuat Dumai naik level," himbaunya.
Syaiful menerangkan, bahwa perkembangan Covid-19 Kota Dumai, hingga Ahad (7/11/2021) masih ada pasien Covid-19 yang dirawat yakni, enam pasien, satu diataranya dirawat di RS.
Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa perkembangan kasus Covid-19 di Dumai diketahui mulai mengalami tren penurunan, sedangkan angka masyarakat yang divaksin terus meningkat untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat agar tidak mudah tertular virus Corona.
Data penerima Vaksin dosis pertama di Dumai sebanyak 146.606 penerima vaksin dosis ke dua sebanyak 107.957 orang, dosis ke 3 khusus Nakes sebanyak 1.328 orang, dengan total dosis 255.891 orang.
Meskipun sudah di Vaksin Covid-19, Syaiful meminta masyarakat agar tetap Prokes, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.
"Ingat walaupun sudah divaksin masyarakat harus tetap Prokes, gunakan masker dengan benar," pungkasnya.(Rian)