"Selain menjadi ajang kompetisi, lomba ini diharapkan mampu mendorong wartawan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, berimbang, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dalam memahami dinamika pembangunan energi nasional," ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh karya akan dinilai oleh dewan juri secara independen berdasarkan kualitas jurnalistik, kedalaman substansi, akurasi data, orisinalitas, serta kesesuaian dengan tema lomba.
Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 31 Juli 2026. Keputusan dewan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
"Kami mengundang seluruh anggota PWI yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi. Semoga melalui ajang ini lahir karya-karya terbaik yang tidak hanya memenuhi kaidah jurnalistik, tetapi juga memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan nasional," tutup Harry. (rls)
.