XNEWSS-MERBAU – Akhir-akhir ini warga yang berada di sekitar kilang sagu di Desa Mekarsari Kecamatan Merbau merasa resah. Pasalnya belakangan ini kerap muncul buaya sehingga para pekerja untuk melakukan aktifitas mengikat tual sagu menunda pekerjaannya.
Tak tanggung-tanggung binatang buas hidup di air ini mencapai 5 ekoran dan selalu mengintai mangsanya. “Buaya sering muncul terlihat kepalanya timbul pada sekitar pemukiman laut yang berhampiran dengan beberapa kilang sagu. Buaya itu sering muncul di saat air sedang. Kehadiran buaya ini jelas membuat kami warga di sini menjadi takut,” ujar Laihing.
Dikatakan Laihing yang juga sebagai pemilik kilang ini anak buahnya juga tak berani turun ke air untuk mengikat dan melepaskan ikatan tual sagu yang berada di air. Pihaknya mengaku kehadiran buaya yang terkesan lapar itu sudah ada 2 pekan belakangan ini. “Buaya itu seakan-akan timbul mencari mangsa, sekarang para buruh kilang sangat hati-hati pada saat menaiki bahan baku dari pemukiman laut disana, karena buaya tersebut sering timbul pada sekitar wilayah kilang secara berpindah-pindah tempat, kadang kala ia Buaya timbul di daerah kilang sagu kami, kadang pindah tempat pada kilang sagu ponakan Kensit, dan kilang Aguan,” ungkapnya.
Untuk mengantisifasinya, saat ini pihaknya sudah mendatangkan pawang buaya guna meminta agar buaya tersebut tidak lagi muncul dan mengganggu ketentraman para pekerja di sana. Laihing mengaku telah kehilangan seekor anjing yang tidak jelas kemana perginya bahkan ia menduga anjing penjaga kilang itu lenyap dimakan buaya.
Reporter
Ridon