TELUK KUANTAN (Riau) - Dinas Pendidikan Kabupaten Kuantan Singingi saat ini sedang melakukan pendataan terhadap jumlah guru yang mengajar di sekolah di seluruh wilayah Kuansing.
Namun pendataan terhadap guru yang dilakukan Disdik tersebut, hanya berlaku untuk guru yang mengajar di SMP Negeri maupun swasta dan terhadap guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun guru honor (guru bantu dan komite).
"Hal ini bertujuan untuk lebih memvalidkan data tentang jumlah guru, karena banyaknya guru yang pensiun dan bahkan ada yang terkena mutasi atau alias pindah dari sekolah ke dinas," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kuantan Singing, Drs H Alwis M.Si melalui Kasi Pendidikan SMP Bidang SMP Menum Menjur, Yasri Anwar S.Pd MH ketika dihubungi wartawan di ruang kerjanya, jelang akhir pekan lalu.
Menurutnya, Dinas pendidikan sangat perlu data akurat dan lebih valid, berapa jumlah guru yang mengajar di tingkat SMP di Kuansing saat ini, karena dari 68 sekolah yang ada jumlah guru yang nmengajar baik pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai honor (guru bantu dan komite), mungkin saja sudah berkurang.
“Jumlah guru yang mengajar di sekolah saat ini mungkin saja sudah berkurang, karena ada yang pensiun atau mutasi,” paparnya.
Sebab, di Kuansing ini terdapat sebanyak 68 sekolah tingkat SMP, baik negeri maupun swasta, sementara jumlah guru setiap tahun ada yang bertambah dan ada pula yang berkurang,s ehingga sangat perlu pendataan atau kevalidan data guru tersebut.
Dengan demikian, maka Disdik melakukan pendataan terhadap guru dan diharapkan data yang diberikan mengenai jumlah guru, dan kekurangan guru akan lebih valid dan tidak melenceng dari data yang ada dilapangan, sebutnya.
Dijelaskannya, saat ini permintaan data yang sebagaimana yang diminta Disdik Kuansing, diharapkan pihak sekolah (kepala sekolah) untuk dapat mengirimkan data guru dan pegawai yang ada, sesuai dengan Surat Keputusan Pembagian Tugas dan melampirkan daftar mata pelajaran yang bersangkutan.
"Disdik sedang mendata jumlah guru yang ada dan akan disesuaikan dengan tingkat kebutuhan guru di Kuansing, namun berapa jumlah guru SMP yang mengajar di Kuansing belum diketahui secara keseluruhan karena sedang dilakukan pendataan," tuturnya. (xnewss/m)