Panitia Turnamen Walikota CUP U-12 Rampas Hak Tampil Bibit Sepak Bola Dumai

redaksi
Panitia Turnamen Walikota CUP U-12 Rampas Hak Tampil Bibit Sepak Bola Dumai
Sar
SSB Panca Jaya tampil menjadi yang terbaik ke empat pada turnamen kelompok umur 12 tahun di Piala KNPI CUP kota Padang Pajang yang dilaksanakan Oktober 2019 lalu.
Xnewss.com, Dumai - Belasan bibit sepak bola Kota Dumai terpaksa hanya bisa melihat sejumlah club sekolah sepak bola (SSB) asal luar kota Dumai bertanding untuk memperebutkan pila Walikota Dumai kelompok usia 12 tahun (U-12) yang akan dilaksanakan mulai Jum'at hingga Minggu (15 sampai dengan 17 November 2019).


Bukannya tidak ingin tampil namun karena pihak panitia turnamen yang mengedepan ego sektoral membuat sejumlah anak-anak yang seharusnya mendapatkan pembinaan harus gigit jari sambil merenung karena tidak dapat menunjukkan hasil latihan yang selama ini mereka dapatkan di sekolah sepak bola mereka.


Hal tersebut dirasakan oleh sekolah sepak bola (SSB) panca Jaya yang terkenal sebagai salah satu sekolah sepak bola Kota Dumai yang selalu menghasilkan bibibt sepak bola di Kota Dumai dan merupakan langganan juara setiap turnamen sepak bola yang diadakan di Kota Dumai.




Bahkan beberapa kali SSB yang bermarkas di lapangan Sepakbola SMP YKKP Bukit Datuk ini mengharumkan nama Dumai disejumlah turnamen yang berada di luar Dumai termasuk turnamen yang berada di luar Provinsi Riau.


Terakhir di bulan Oktober lalu SSB yang dilatih oleh Yandra dan asisten pelatih Erik ini sempat mengharuman nama Dumai di Kota Padang Panjang dengan menjadi yang terbaik keempat pada turnamen sepak bola perebutan piala KNPI Kota Padang Panjang yang pada turnamen tersebut juga dilaksanakan untuk kelompok umur 12 tahun.


"Kita tidak tahu apa maksud dari panitia tidak mau menerima kita untuk mendaftar di turnamen sepak bola piala walikota Dumai U-12 ini. Kita sudah berusaha berkoordinasi dengan pihak panitia jauh-jauh hari untuk keikutsertaan kita dalam turnamen ini baik via pesan singkat Whatsapp maupun telpon seluler namun pihak panitia tidak ada mengubris pertanyaan kita tentang keikutsertaan SSB panca Jaya pada turnamen ini," ujar Erik asisten pelatih SSB Panca Jaya.


Yang mengherankan dirinya banyak klub luar Dumai yang bisa daftar untuk mengikuti turnamen kali ini dan bahkan ada SSB asal Dumai yang bisa daftar satu hari menjelang hari pendaftaran ditutup sementara belum membayar deposit pendaftaran sementara kita yang sudah bertanya jauh-jauh hari tidak bisa mendaftarkannya, kesal Erik.


"Kalau memang ada sentimen antara pelatih dan pengurus kepada kami silahkan namun jangan korbankan anak-anak Dumai yang ingin mengasah kemapuan mereka pada turnamen kali ini," tambahnya.


Sementara itu Ketua ASKOT PSSI Kota Dumai AgusTera ketika dikonfirmasi melalui telpon selulernya mengatakan pihaknya sudah menyerahkan sistem turnamen ini kepada panitia pelaksanak.


"Sudah kita serahkan sepenuhnya kepada panitia pelaksana turnamen, langsung aja hubungi saudara Andre yang merupakan panitia pelaksana kegiatan," ujarnya.


Sementara itu Panitia pelaksana turnamen Andre ketika coba dihubungi pihak media, Rabu (13/11/2019) hingga berita ini diterbitkan tidak memberikan jawabannya.


Pesan Whatsapp yang disampaikan melalui telpon selulernya dibaca namun tidak ada jawaban terkait permasalahan tersebut sementara ketika coba dihubungi lewat tepon selulernya tidak diangkat meski nada sambung menandakan telpon sedang aktif berbunyi. (Ac)

Penulis
: redaksi