Rahma Yani, Ketua Tim Pemenangan Abdul Kadir Jailani, Berharap KONI Dumai Makin Berprestasi

redaksi
Rahma Yani, Ketua Tim Pemenangan Abdul Kadir Jailani, Berharap KONI Dumai Makin Berprestasi

Xnewss.net,DUMAI â€" Terpilihnya Abdul Kadir Jailani sebagai Ketua KONI Kota Dumai periode 2026-2030 disambut positif Rahma Yani, Ketua Federasi Gymnastic Indonesia (FGI) Kota Dumai yang juga dipercaya sebagai Ketua Tim Pemenangan Abdul Kadir Jailani dalam proses pemilihan Ketua KONI Kota Dumai.

Rahma menilai terpilihnya Abdul Kadir Jailani menjadi momentum penting untuk membawa perubahan dan meningkatkan prestasi olahraga Kota Dumai. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan mengedepankan kepentingan seluruh cabang olahraga dan atlet.

"Sebagai Ketua Tim Pemenangan Abdul Kadir Jailani dalam proses pemilihan Ketua KONI, tentunya kami menyambut baik hasil ini. Saya mengucapkan selamat kepada beliau. Semoga amanah dan mampu membawa KONI Kota Dumai menjadi lebih baik serta semakin berprestasi," ujar Rahma Yani.

Menurut Rahma, proses pemilihan telah selesai. Kini yang lebih penting adalah bagaimana seluruh elemen olahraga Kota Dumai dapat bersatu dan bekerja bersama untuk membangun prestasi.

Ia berharap tidak ada lagi sekat maupun perbedaan setelah proses pemilihan berakhir. Seluruh cabang olahraga harus dirangkul dan diberikan kesempatan yang sama untuk berkembang.

"Setelah proses pemilihan selesai, sekarang waktunya kita bersama-sama membangun olahraga Dumai. Seluruh cabor harus dirangkul. Jangan ada perbedaan, karena tujuan kita sama, yaitu meningkatkan prestasi atlet dan membawa nama baik Kota Dumai," tegasnya.

Sebagai Ketua FGI Kota Dumai, Rahma juga memahami bahwa pembinaan atlet membutuhkan proses panjang dan dukungan yang konsisten. Menurutnya, atlet tidak cukup hanya dipersiapkan ketika menghadapi kejuaraan, tetapi harus mendapatkan pembinaan sejak awal.

"Kami berharap Ketua KONI yang baru bersama pengurus benar-benar fokus terhadap pembinaan. Bibit-bibit atlet dari setiap cabor harus dicari, dibina dan diberikan perhatian secara serius. Prestasi tidak bisa muncul secara instan," katanya.

Rahma juga mendorong KONI Kota Dumai memiliki target prestasi yang jelas. Ia berharap atlet-atlet Dumai mampu meningkatkan daya saing dan menembus posisi tiga besar dalam kompetisi olahraga tingkat Provinsi Riau.

"Harus ada target yang jelas. Kami berharap Dumai bisa masuk tiga besar di tingkat provinsi. Tentu untuk mewujudkannya dibutuhkan program pembinaan yang terukur, fasilitas yang memadai, kompetisi yang cukup serta perhatian terhadap atlet dan pelatih," ungkapnya.

Tak hanya pembinaan, Rahma menilai persoalan pendanaan juga menjadi salah satu faktor penting dalam kemajuan olahraga. Ia berharap kepengurusan KONI periode 2026-2030 mampu membuka sumber pendanaan alternatif di luar APBD.

"Kita jangan hanya bergantung kepada APBD. KONI harus bisa membangun komunikasi dengan dunia usaha, termasuk mencari dukungan CSR maupun bentuk kerja sama lainnya yang sah dan transparan. Dana tersebut bisa digunakan untuk menunjang pembinaan dan kegiatan olahraga," ujarnya.

Rahma menambahkan, dukungan terhadap atlet harus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk ketika mengikuti berbagai kejuaraan. Menurutnya, semakin sering atlet mendapatkan kesempatan bertanding, semakin besar pula pengalaman dan mental kompetisi yang mereka miliki.

"Atlet berprestasi harus terus dibina dan diperhatikan. Setiap cabor juga perlu didukung dalam mengikuti even-even olahraga. Kalau pembinaan berjalan konsisten, saya yakin prestasi atlet Dumai bisa meningkat," tuturnya.

Rahma berharap Abdul Kadir Jailani bersama jajaran pengurus KONI yang baru dapat mewujudkan visi tersebut dan menjadikan KONI sebagai wadah yang mampu menaungi seluruh cabang olahraga secara adil dan profesional.

"Harapan saya, Ketua KONI yang baru bisa merangkul seluruh cabor, bekerja secara adil dan transparan serta fokus pada prestasi. Mari kita tinggalkan perbedaan setelah pemilihan dan bersama-sama membangun olahraga Dumai agar semakin maju dan mampu bersaing hingga tingkat nasional," pungkas Rahma Yani. (Agung)