Beliau melanjutkan dengan penekanan, "Kami percaya, dengan sinergi yang kuat antara kepolisian, pemerintah daerah, para petani, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat, kita dapat bersama-sama mengoptimalkan potensi lahan yang ada.Peresmian gudang ketahanan pangan ini juga menjadi fasilitas krusial untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, sehingga hasil panen para petani dapat tersimpan dengan baik dan tidak mudah rusak. Ini adalah investasi jangka panjang kita untuk memastikan bahwa warga Dumai, dan Riau secara keseluruhan, tidak akan pernah kekurangan pangan. Swasembada pangan 2025 bukanlah sekadar target, melainkan sebuah keniscayaan yang harus kita wujudkan bersama." Ungkap Kapolres.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan yang khidmat, dilanjutkan dengan pembacaan doa untuk kelancaran dan keberkahan. Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti zoom meeting Ketahanan Pangan secara virtual, sebuah sesi penting untuk menyamakan persepsi dan strategi dalam mendukung program nasional.
Puncak acara adalah momen penanaman jagung serentak Kuartal IV, di mana para hadirin, dari pejabat tinggi hingga mahasiswa dan personel kepolisian, turun langsung ke lahan, menanam bibit jagung sebagai simbol harapan akan panen yang melimpah. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, mengabadikan momen kebersamaan dan komitmen tersebut.
Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar dan kondusif, berakhir sekitar pukul 11.15 WIB. Semangat kebersamaan yang terpancar dari kegiatan ini diharapkan dapat terus membara, mendorong inovasi dan kolaborasi berkelanjutan dalam sektor pertanian.
Dengan adanya gudang ketahanan pangan yang baru diresmikan, serta semangat penanaman yang terus digalakkan, Polres Dumai bersama seluruh mitra kerja optimis dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Kota Dumai, serta mendukung Riau sebagai salah satu lumbung pangan strategis di Indonesia. (Agung)