"Pencarian sudah kami lakukan sejak hari Selasa (19/5). Pada hari pertama dan kedua, tim gabungan telah melakukan penyisiran paralel hingga mencakup area seluas 26 mil laut persegi, namun hasilnya masih nihil karena terkendala cuaca dan gelombang yang mencapai 1,25 meter," terang Leni.
Pada pencarian hari ketiga, Kamis (21/5), tim SAR gabungan memperluas area penyisiran. Pola penyisiran paralel dilakukan dari Pelabuhan Pelindo hingga ke Pelabuhan Wilmar.
Hingga akhirnya pada menjelang siang hari, upaya keras tim gabungan membuahkan hasil dengan ditemukannya jasad korban mengapung di laut. Dalam kesempatan tersebut, Basarnas juga mengimbau kepada masyarakat dan keluarga yang ikut memantau jalannya pencarian agar selalu mengutamakan keselamatan.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan berakhir.
"Karena korban sudah dievakuasi, pada pukul 12.45 WIB Operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh unsur gabungan yang terlibat, dan seluruh personel kini telah kembali ke instansi masing-masing," pungkas Leni. (Agung)