"Saya nggak keberatan walaupun gaji saya dipotong tiap bulan yang penting jaminan kesehatan saya beserta anggota keluarga sudah terjamin. Apalagi dalam waktu dekat ini isteri saya akan melahirkan anak ke-3 (tiga) dengan begitu saya sebagai suami siaga bisa bersiap siaga dengan JKN-KIS di tangan saya," terang Selamat dengan senyum lebar.
Menutup pembicaraan Selamat menambahkan, program ini harus tetap ada karena sangat bermanfaat dan membantu meringankan beban masyarakat terutama masyarakat yang akan terkena dampak ekonomi jika mengeluarkan biaya besar dalam melakukan pelayanan kesehatan. (Red)