Suami Siaga dengan JKN-KIS

redaksi
Suami Siaga dengan JKN-KIS
Ist
Xnewss.com, Dumai - Selamat Febriyanto (40) sehari-hari bekerja sebagai Labor Supply disebuah Perusahaan BUMN. Selain bekerja sebagai Labor Supply, Ayah dari dua orang anak ini juga seorang Petani pohon Tin dan Bidara sehingga waktu senggangnya dimanfaatkan untuk melakukan budidaya pohon Tin dan Bidara.


Sebagai seorang pekerja lapangan tentunya Ia selalu menjaga stamina dan kebugaran tubuh agar bisa menjalankan tugas dengan baik. Selain rajin berolahraga Selamat juga rutin mengkonsumsi makanan yang sehat dan memeriksakan kesehatannya di fasilitas kesehatan tempat ia beserta anggota keluarganya terdaftar.


"Alhamdulillah sampai saat ini Allah masih memberikan saya kesehatan, kalau untuk penyakit serius sih Insyaallah tidak ada, paling hanya flu-flu biasa saja dan bisa menggunakan JKN-KIS untuk berobat ke klinik," ungkap Slamet saat dijumpai dikebun Tin miliknya, (20/07/2020).


Begitulah Selamat dalam memanfaatkan JKN-KIS yang dikenal dapat menjamin pemeriksaan kesehatan, pengobatan, dan konsultasi medis di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta merta bisa dimanfaatkan oleh peserta JKN-KIS di FKTP tempat mereka terdaftar.


Selamat juga mengungkapkan rasa syukurnya dengan keberadaan program JKN-KIS karena sangat membantu masyarakat.


"Saya bersyukur sekali dengan adanya program JKN-KIS, program ini sangat membantu meringankan beban masyarakat karena biaya berobat mahal dan kita tidak mungkin bisa menabung atau menyisihkan sendiri penghasilan kita khusus untuk biaya berobat tersebut. Bolehlah jika penyakitnya ringan, tapi jika penyakitnya serius hingga butuh rawat inap atau operasi tentunya bisa membuat kita tiba-tiba menghabiskan seluruh tabungan yang ada," jelas Selamat.


Pada saat ini Selamat terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sektor Pekerja Penerima Upah (PPU) yang didaftarkan oleh perusahaan tempatnya bekerja. Sehingga iuran yang ia bayarkan langsung di potong dari gajinya setiap bulan.


"Saya nggak keberatan walaupun gaji saya dipotong tiap bulan yang penting jaminan kesehatan saya beserta anggota keluarga sudah terjamin. Apalagi dalam waktu dekat ini isteri saya akan melahirkan anak ke-3 (tiga) dengan begitu saya sebagai suami siaga bisa bersiap siaga dengan JKN-KIS di tangan saya," terang Selamat dengan senyum lebar.


Menutup pembicaraan Selamat menambahkan, program ini harus tetap ada karena sangat bermanfaat dan membantu meringankan beban masyarakat terutama masyarakat yang akan terkena dampak ekonomi jika mengeluarkan biaya besar dalam melakukan pelayanan kesehatan. (Red)

Penulis
: redaksi