Ada JKN-KIS Tidak Perlu Risau

redaksi
Ada JKN-KIS Tidak Perlu Risau
Humas
Xnewss.com, Dumai - Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), begitu nama program yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Mengisahkan perjalanan panjang hingga sampai di tahun 2020, BPJS Kesehatan terus menyajikan Program JKN-KIS ke tengah-tengah masyarakat dengan segudang manfaat pelayanan kesehatan. Pro-kontra selalu menjadi makanan penguat bagi BPJS Kesehatan dalam mempersembahkan pelayanan kesehatan terbaik, tetapi tetap terdapat apresiasi dari masyarakat yang kerap merasakan manisnya Program JKN-KIS yang dicanangkan oleh pemerintah ini untuk mensejahterakan kehidupan bangsa.


Rosada Diaugustina Aritonang (37) adalah salah satu dari sekian banyak masyarakat Indonesia yang merasakan manisnya Program JKN-KIS. Ia bekerja pada salah satu perusahaan swasta di Kota Dumai yang bergerak dibidang Expedisi Muatan Kapal Laut. Sebagai perusahaan yang wajib pada aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah Ia didaftarkan oleh perusahaannya sebagai Peserta JKN-KIS dari sektor Pekerja Penerima Upah. Rosa begitulah akrab dia dipanggil terdaftar sebagai Peserta JKN-KIS bersama dengan suami dan 2 (dua) orang buah hatinya.


Rosa mempunyai kisah tersendiri tentang menggunakan manfaat JKN-KIS karena pada saat itu Ia tengah hamil anak ke-3, tepat pada bulan Desember tahun 2014. Hari bahagia yang dinantikan ternyata pada saat itu, Ia harus merelakan Si Kecil karena mengalami keguguran.


"Waktu itu Desember 2014, Saya tengah hamil anak ke-3. Sudah menjadi takdir Tuhan, pada saat itu Saya mengalami keguguran dan langsung dilarikan ke RSUD Kota Dumai. Setelah dilakukan pengecekan ternyata dokter menganjurkan untuk dilakukan kuretase dan tentunya harus dirawat inap. Ada dua hal yang terpikirkan pada saat itu, yang pertama Saya cukup takut melakukan hal tersebut karena hal tersebut beresiko bagi kesehatan Saya sendiri karena sakit yang luar biasa dan yang kedua bagaimana dengan biaya yang akan Saya tanggung bersama suami," terang Rosa. (04/08/2020).


Ia menambahkan, ternyata kedua hal tersebut tak menjadi sesuatu yang menakutkan setelahnya. Proses kuretase yang dilakukan lancar dan tentu saja Ia beranjak sehat setelahnya dengan pelayanan kesehatan yang memuaskan dari para tenaga medis di rumah sakit.


"Alhamdulillah saya sangat bersyukur dengan adanya program JKN-KIS saya sangat terbantu. Hal yang Saya takutkan pada saat keguguran, yaitu masalah biaya, tapi suami mengingatkan bahwa kami adalah peserta JKN-KIS jadi tidak perlu risau untuk menghadapi hal tersebut. Benar saja, layaknya kartu sakti Saya mendapatkan pelayanan yang baik dan tidak mengeluarkan sepeserpun biaya tambahan untuk pelayanan kesehatan yang Saya dapatkan semua ditanggung BPJS Kesehatan," tutur Rosa.


Rosa juga menuturkan rasa terimakasih kepada BPJS Kesehatan yang telah mengelola Program JKN-KIS dan telah memberikan manfaat yang terbaik untuk masyarakat. (Red)

Penulis
: redaksi