KLH Upaya Penyelamatan Lingkungan

Agung
KLH Upaya Penyelamatan Lingkungan
xnewss JASNA
Bupati menanam pohon
XNEWSS-SIAK  - Bertempat di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan Bupati Siak, Sabtu (3/11) kemarin, digelar Kampanye Lingkungan Hidup (KLH) dalam upaya meningkatkan aktif masyarakat dalam pengendalian pencemaran, kerusakan lingkungan dan perubahan iklim global di Kabupaten Siak. Di hari yang sama juga dilakukan penghijauan dengan penanaman 5000 pohon secara simbolis dilakukan Deputi LKH didamping Bupati Siak di halaman kantor Bupati.
Kegiatan KLH selain dihadiri Deputi LKH, juga tampak anggota DPR RI Ir Ilyas Asa’ad, MP Kepala Pengelola ECoregion (PPE) Sumatra Ilham Malik, M.Sc serta anggota Komisi VII DPR RI Ir. Asyadjulianto Rahman, MBA dan unsur Muspida dilingkungan Pemkab Siak juga para pelajar dari sejumlah sekolah.
Disela-sela membuka KLH Deputi Menteri Lingkungan Hidup mengatakan, dalam mengatasi terpaan pencemaran lingkungan terutama andil dari pemerinttah menjadi salah satu pilar penentu, ditambah dukungan dari berbagai elemen Ormas dan juga tingkat kesadaran dari pihak swasta .
“Selain dari itu kesadaran dari pihak perusahan juga diharapkan untuk dapat menjaga lingkungan, jangan membuang limbah ke sungai sembarangan. Mari kita lestarikan dengan cintai lingkungan bersih asri dan hijau," tuturnya.
Sementara itu Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si dalam sekapur sirihnya, menyebutkan KLH dapat menjadi motovasi untuk terus melestarikan lingkungan sebagai upaya menghindari terjadinya kerusakan lingkungan.
“Sejalan dengan terjadinya perubaahn iklim di eragolabilasi ini perlu suatu langkah yang konkrit yang harusukita lakukan bersama guna meredam terjadinya pencemaran lingkungan yang bisa berdampak negatif terhadap kehidupan manusia. Maka dari itu masyarakat harus dapat menikmati pembangunan yang berwawasan lingkungan. Sebab peran aktif masyakat lewat peran konsep hijau akan mampu menjawab tantangan globalisasi. Oleh sabab itu pemerintah juga harus bisa memberikan otoritas dalam menghijaukan lingkungan lewat peran pembangunan yang berbasis lingkungan,” terang Bupati.
Apa lagi selama ini lanjut Bupati, Sungai Siak merupakan salah satu titik yang cukup berhimbas tercemar lingkungan. Maka dari itu dengan adanya komitmen dari Lingkungan hidup terhadap penyelamatan, diharapkan sungai Siak masuk didalam ruang penyelamatan yang harus dilakukan bersama.
“Kita ketahui bersama Sungai siak merupakan sarana vital bagi masyarakat yang tinggal dipinggiran sungai Siak yang sebagian besarnya kehidupan sangat ketertagtungan dari habita sungai, terutama nelayan sebagai mata pencairanya untuk mengidupkan keluarga. Namun setelah kondisi sungai Siak yang telah rusak akibat pencemaran berimbas pada masyarakat tentunya,” sebut Syamsuar.

Reporetr
Jasna