Polemik Vaksin MR, Wawako Ajak Masyarakat Jangan Terpancing Isu Tak Benar

redaksi
Polemik Vaksin MR, Wawako Ajak Masyarakat Jangan Terpancing Isu Tak Benar
Sar
Vansin MR di SMP Binsus Dumai.
Xnewss.com, Dumai- Ditengah polemik vaksinasi maeless rubela, majelis ulama islam (MUI) Kota Dumai belum mengambil sikap terkait halal dan haramnya paksin rubela yang diadakan kementerian kesehatan.


Hadir dalam pencanangan kampanye pekan imunsisasi measless rubella di SMP Binsus Putri Tujuh, Rabu (01/08/2018) ketua MUI Kota Dumai Zakaria mengaku belum bisa mengambil sikap terkait vaksinasi tersebut.


"Kita sampai saat ini belum ada mendapatkan surat rujukan dari MUI pusat maupun MUI Provinsi Riau terkait vaksinasi ini," ujar Zakaria.


Terkait vaksinasi ini yang katakanlah dari pusat belum ada. Dulu saat jemaah haji yang harus mendapatkan suntikan vaksin sebelum berangkat haji. Jadi kalau harus disuntik itu diboleh, ada keringananlah namun untuk vaksin ini kami belum dapat petunjuk jelasnya.


Sementara itu Pemerintah kota Dumai menggelar pencanangan kampanye pekan imunsisasi measless, di SMP Binsus Putri Tujuh yang dihadiri dan dibuka oleh wakil Walikota Dumai Eko Suharjo. Dalam pencanangan ini Pemko Dumai melalui Dinas Kesehatan mencanangkan 95 persen dari 86.555 anak Dumai diberikan suntikan vaksinasi rubela agar terhindar dari penyakit campa rubela.


"Masyarakat jangan terpancing isu yang belum diketahui kebenarannya terkait imunisasi measless pemberian vaksinasi rubela ini," ujar wakil Walikota Dumai Eko Suharjo singkat.


Sementara itu di Kota Dumai pemberian vaksinasi rubella bagi anak masi menjadi polemik. Ada beberapa sekolah menunda pemberian suntik rubela kepada anak didik untuk menunggu persetujuan orang tua para wali murid. (Sar)

Penulis
: redaksi