Xnewss.com, Dumai - Malang tak berbau, nasip tak dapat ditolak. Pribahasa ini mungkin dapat menggambarkan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tenggelam di kolam bekas galian C, di Jalan Sri Pulau, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Rabu (22/08/2018).
Korban Meisya Andini (12) warga Jalan Tenaga, Kecamatan Dumai Kota, merupakan salah satu pelajar SMP di Kota Dumai. Ia bersama lima orang rekanya mengisi waktu libur lebaran Idul Adha dengan pergi ke lokasi tersebut untuk berenang.
Informasi yang berhasil dirangkum Xnewss.com dilapangan, kejadian berawal pada, Rabu pukul 12.00 WIB saat rekanya mulai terjun dan berenang di kolam bekas galian c itu, tak lama berselang korban juga nekad turun dan berenang, namun naas siswi yang diketahui masih duduk dibangku SMP itu diduga tak dapat berenang sehingga tenggelam.
Dua rekanya yang mengetahui korban tenggelam sempat melakukan pertolongan dengan membawanya ke tepi, namun dikarenakan mereka tidak kuat sehingga tangan korban terlepas dan kembali tenggelam.
Panik mengetahui Mesiya tenggelam, rekan kemudian mencari pertolongan dengan meminta bantuan warga setempat untuk mencari keberadaan korban yang masih tenggelam di lokasi bekas galian C tersebut. Dan satu jam berselang yang dibantu oleh warga berhasil menemukan korban dengan kondisi sudah tidak bernyawa di dasar kolam.
Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan melalui Kapolsek Dumai Timur Kompol Zamzami membenarkan adanya kejadian pelajar SMP yang tewas tenggelam di kolam bekas galian C tersebut.
"Iya benar adanya korban tenggelam tersebut, personil kita sudah bergerak ke tempat kejadian perkara," kata Kapolsek saat dikomfirmasi Xnewss.com Rabu (22/08/2018) sore melalui pesan WhatsApp.
Personil yang tiba dilokasi langsung mengamankan TKP dan melakukan sejumlah penyidikan. "Saat di TKP korban kita mendapati sudah tidak bernyawa. Saat ini jasad pelajar itu sudah kita serahkan ke pihak keluarganya," tutup Kompol Zamzami. (Wadi)