Rokan Hilir Segera Lakukan Penambahan Kuota PBI APBD

redaksi
Rokan Hilir Segera Lakukan Penambahan Kuota PBI APBD
Istimewa
Xnewss.com, Dumai - Pandemi Covid-19 saat ini membuat BPJS Kesehatan Cabang Dumai melakukan aktivitas yang berbeda daripada tahun-tahun sebelumnya. Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama bersama pemerintah kabupaten Rokan Hilir yang biasanya diadakan dengan pertemuan langsung, kali ini diadakan melalui video conference.


Kegiatan ini diikuti oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir, Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rokan Hilir, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Rokan Hilir dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Rokan Hilir.


"Walaupun pandemi Covid-19 masih terjadi setiap kegiatan untuk mendukung berjalannya Program JKN-KIS tetap harus dilaksanakan karena ini bukanlah tugas individu tetapi adalah tugas kita bersama untuk saling bahu-membahu dalam menyukseskan Pogram JKN-KIS," ucap Job Kurniawan selaku Sekretaris Daerah Rokan Hilir dalam memberikan dukungan kepada BPJS Kesehatan, Jumat (12/06/2020).


Kepala BPJS Kesehatan Cabang Dumai, Hari Wibhawa menjelaskan forum ini dilaksanakan agar terwujudnya persamaan pemahaman tentang Program JKN-KIS serta sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan fasilitas kesehatan dan menjalin kemitraan dengan pemangku kepentingan.


"Dengan terbitnya Peraturan Presiden No. 64 tahun 2020 ada penyesuaian iuran PBI APBD yang ditanggung oleh Pemerintah Daerah sehingga berpengaruh dengan jumlah kuota yang di sudah di anggarkan, ada potensi penembahan kuota bagi masyarakat Kabupaten Rokan Hilir saat ini. Dari jumlah kuota 37.674 jiwa di perjanjian kerja sama menjadi 45.932 jiwa, artinya masih terdapat banyak kuota yang belum terpenuhi sementara yang sudah terdaftar sekitar 37.000 jiwa," terang Harie Wibhawa dalam memaparkan materi Forum.


Sekretaris Daerah Rokan Hilir Job Kurniawan berharap agar nantinya dalam proses pemenuhan kuota harus tepat sasaran, artinya tidak ada lagi masyarakat yang tidak mampu belum terjamin kesehatannya oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir.


"Kami berharap nantinya Dinas Sosial agar melakukan verifikasi dan validasi data sesegera mungkin dapat selesaikan supaya kita bisa tahu mana yang belum terdaftar dalam program JKN ini dan untuk data PBI APBN ada yang di nonaktifkan oleh Kemensos agar dicek kembali untuk dimasukkan lagi ke dalam sistem SIKNG agar penjaminannya tetap di APBN," tutur Job.


Dalam menindaklanjuti hal tersebut Job menginstruksikan agar Dinas Kesehatan segera melakukan Addendum PKS dengan BPJS Kesehatan Cabang Dumai supaya penambahan kuota bisa terpenuhi secepatnya serta dihitung kembali berapa iuran yang tersisa agar masyarakat Kabupaten Rokan Hilir segera terdaftar sebagai Peserta JKN-KIS PBI APBD. (Red)

Penulis
: redaksi