SIAK ,RIAU (x) – Warga Kelurahan Kampung Dalam RT 18/RW05 Jalan Sutomo Ujung, merasa kesal melihat proyek pengerjaan base sepanjang 1500 meter dibagikan untuk lima jalan, yang kerjakan rekanan Dinas PU Kimpraswil Kabupaten Siak tahun anggaran 2012, karena terkesan asal-asalan.
Menurut Ketua Lingkungan Kelurahan Kampung Dalam, Tengku Rumainur kepada Rakyat Riau menyebutkan, proyek base B yang dikerjakan oleh rekanan sejak bulan Agustus lalu sehingga kini tersendat.
“Saat ini lima jalan yang akan di base B itu hanya baru sampai penimbunan tanah merah, itupun belum selesai. Saat ini kondisi jalan tersebut dibiarkan begitu saja oleh rekanan,” ungkap Tengku.
Adapun proyek yang akan di base itu lanjut Tengku Rumainur, antara lain Jalan Mawar, Jalan Angrek, Jalan Tanjung, Jalan Melati dan Jalan Delima. Saat ini kondisi kelima jalan tersebut tidak dikerjakan, sehingga saat musim hujan warga bergelimang dengan lumpur jika melintasi jalanan tersebut.
“Kelima Jalan tersebut merupakan kawasan padat penduduk. Kemarin ratusan warga sudah melakukan rapat. Jika pihak rekanan tidak juga mengerjakan jalan itu, maka ratusan warga akan melakukan demo nantinya ke kantor Bupati,” tegasnya.
lebih lanjut Rumainur mengatakan, proyek jalan base B tersebut, selain dikerjakan asal-asalan, plang proyek juga tidak ada di pajang. Sehingga masyarakat sangat sulit untuk melakukan pengawasan terhadap proyek tersebut.
“Dengan kondisi saat ini tentunya kami warga meragukan penyelesaiannya. Penimbunan saja belum selesai apa lagi mau di base. Yang anehnya selama ini masyarakat tidak pernah melihat orang dinas turun kelapangan untuk melakukan pengawasan, apakah proyek siluman atau macam mana kita juga tidak tahu,” ungkap Tengku Rumainur kesal.( J)