Xnewss.com, Dumai- Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Dumai melaksanakan pemusnahan barang bukti tindak penyeludupan Minuman Keras (Miras) dan rokok ilegal, Senin (22/6) pagi di Mako Lanal Dumai.
Sebanyak 30 botol miras jenis Cointreau dan Red Lable serta 500 slop rokok ilegal atau tanpa cukai merk Luffman asal Batam dimusnahkan dengan cara dibakar dan dilarutkan kedalam air.
Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Himawan, MMSMC mengatakan, ratusan slop rokok ilegal dan puluhan botol miras diaman pada 22 Februari 2020 lalu, Pos Angkatan Laut (Posal) Selatpanjang yang merupakan jajaran Lanal Dumai telah mengamankan sebanyak 9 koper berisi sekitar 500 slop rokok luffman non cukai dan 3 kotak berisi 30 botol miras ilegal jenis Cointreau dan Red Lable asal Batam, di Pelabuhan Tanjung Harapan Kec. Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.
"Barang ilegal tersebut diamankan oleh anggota Posal Selatpanjang pada saat melaksanakan kegiatan pengamanan di Pelabuhan Penumpang Tanjung Harapan Selatpanjang dan menemukan sebanyak 6 koper yang dicurigai berisi barang ilegal ditaruh di Ponton Pelabuhan," ujar Kolonel Laut (P) Himawan.
Sementara lanjut Danlanal menjelaskan, 3 koper lainnya ditemukan di atas kapal Ferry penumpang MV Batam Jet 3 yang sedang sandar menurunkan dan menaikkan penumpang tujuan Batam, Selatpanjang dan Dumai. Saat dilaksanakan pengecekan rokok non cukai dan miras ilegal tersebut tanpa pemilik. Kemudian barang-barang ilegal tersebut dibawa ke Posal Selatpanjang, untuk selanjutnya dibawa ke Lanal Dumai untuk proses lebih lanjut.
"Setelah melalui beberapa proses dan berdasarkan Telegram Panglima Koarmada I No. 17.509/ARMA I/0620 TWU. 0608.1945, Lanal Dumai disetujui untuk melaksanakan pemusnahan Barang Bukti yang diamankan oleh Posal Selatpanjang Lanal Dumai berupa 30 botol Miras dan 500 slop rokok ilegal," jelasnya.
Ia menambahkan, Lanal Dumai beserta jajaran Posal terus melakukan patroli keamanan laut guna mencegah terjadinya penyelundupan barang-barang ilegal, narkoba, TKI dan lainnya yang masuk melalui jalur laut ke wilayah kerja Lanal Dumai.(Sar)