HIPPMIH Demo DPRD Riau

Agung
HIPPMIH Demo DPRD Riau
PEKANBARU ( Riau) - Bertempat di Gedung DPRD Riau, Selasa (23/10) puluhan aktivis Pengurus Besar Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indragiri Hilir (PB-HIPPMIH) mengelar aksi unjuk rasa. Hal ini mereka laukan terkait dengan turunnya harga kelapa di Inhil.
 
Menurut Sudirman, Koordinator Lapangan, jka Pemprov Riau tak peduli, maka puluhan ribu warga bakal jatuh miskin. Sebab Kabupaten Inhil merupakan penghasil kelapa terbesar di provinsi Riau dan 80 persen penduduknya bertumpu pada bidang pertanian kelapa.
 
Aksi mereka ini diterima oleh Ketua DPRD Riau Drs HM Johar Firdaus MSi dan Koko Iskandar, Anggota Komisi C DPRD Riau. Namun demonstran tidak memberikan kesempatan untuk menanggapi aspirasi tersebut. Atas kondisi ini baik Johar maupun Koko, hanya tersenyum.
 
“Harga kelapa di Inhil telah terjadi penurunan yang drastis dan tidak diringi dengan penurunan kebutuhan pokok sehingga hal ini semakin mencekik perekonomian petani kelapa. Pemerintah seolah-olah menutup mata dengan penderitaan rakyat dan tanpa ada solusi konkrit dan urgen,” ketus Sudirman.

Lebih lanjut dikatakan, permasalahan ini membawa dampak pada kemerosotan pada perekonomian masyarakat. Kemudian membawa rasa prihatin bercampur sedih bagi anak-anak petani.

”Keterlibatan pihak-pihak swasta dalam permainan harga kelapa semakin menyeruak. Pihak pemerintah dan DPRD mesti membuat regulasi harga standar kelapa sehingga mencegah pihak-pihak tertentu dalam mempermainkan harga kelapa,” harapnya.
 
Sementara pihanya menilai D{PRD Provinsi dan Kabupaten Inhil, diam tanpa memberikan pandangan-pandangan atau solusi bagi pemerintah daerah. Oleh karena itu mereka menuntut agar diberlakukan standarisasi harga minimal kelapa, cabut hak izin operasional PT Pulau Sambu, menuntut pemimpin Inhil untuk mundur dan perlunyaAPBD untuk penangananan tanggul kelapa.(xnewss/y)