Pentas Seni Silat dan Tari Zapin Meriahkan Kelurahan Mundam

KKSSI Medang Kampai Sukses Lestarikan Budaya Melayu
redaksi
Pentas Seni Silat dan Tari Zapin Meriahkan Kelurahan Mundam

Xnewss.net, DUMAI â€" Kekerabatan Kesultanan Siak Sri Indrapura (KKSSI) Wilayah Kecamatan Medang Kampai sukses menggelar Pentas Seni Silat dan Tari Zapin Melayu. Pagelaran budaya yang berlangsung meriah di Lapangan Lampu Colok RT 05, Kelurahan Mundam, Jumat malam (5/6), ini menjadi bukti nyata komitmen KKSSI dalam menjaga marwah dan warisan leluhur di Bumi Lancang Kuning.

​Kegiatan tersebut menyedot perhatian luas. Selain dihadiri ratusan masyarakat dan pecinta seni, tampak hadir utusan KKSSI dari berbagai wilayah, tokoh adat, tokoh pemuda, hingga pejabat di lingkungan Pemerintah Kecamatan Medang Kampai.

​Datok Panglima Perang KKSSI, Nurcahyonoâ€"yang akrab disapa Batin Alamsyah bin Ramliâ€"menegaskan, perhelatan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur. Menurutnya, memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda adalah tanggung jawab bersama.


​"Pentas seni silat ini kami gelar sebagai bentuk apresiasi terhadap sembilan aliran silat yang tampil malam ini. Mulai dari Silat Pukul, Tuah Jebat, Sendeng, Pengian 7 Langkah, Saidina, Langbuana, Silat 21, Bunian Jantan, hingga Pawang Lion," ujar Nurcahyono di sela-sela acara.

​Ia berharap, kegiatan ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai nilai sopan santun, keberanian, dan jati diri bangsa yang terkandung dalam silat Melayu.

​Hal senada disampaikan Ketua Pelaksana, Datok Temenggung Junaidi Z. Ia menyebutkan bahwa pentas ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah mempererat persaudaraan antarperguruan silat.

​"Kami ingin menjaga eksistensi budaya Melayu agar tetap hidup di tengah derasnya arus perkembangan zaman. Melalui wadah ini, kita ingin generasi muda lebih mengenal dan mencintai identitasnya," tutur Junaidi.

​Kehadiran para tokoh berpengaruh, seperti Datok Setia Amanah Muhammad Amir Muttakin SIP, serta utusan KKSSI dari Bukit Batu (Datok Alias Wali Negeri) dan Pulau Rupat Utara (Datok Abu Lizar bin Alwi), semakin mempertegas kuatnya ikatan kekerabatan dalam melestarikan budaya.

​Apresiasi tinggi datang dari Camat Medang Kampai, Indra Safawi SSos. Ia menilai kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter generasi muda.

​"Pemerintah kecamatan sangat mengapresiasi langkah KKSSI. Kegiatan positif ini menjaga warisan Melayu tetap membumi. Kami berharap ini menjadi agenda rutin yang membanggakan bagi Medang Kampai," ungkap Indra.

​Sementara itu, tokoh muda silat Kota Dumai, Sandi Pratama, menambahkan bahwa silat bukan sekadar bela diri, melainkan pendidikan adab. "Silat adalah jati diri. Kami berharap pentas budaya seperti ini terus berkesinambungan dan menginspirasi daerah lainnya," pungkasnya.

​Pentas yang berlangsung hingga larut malam tersebut ditutup dengan penampilan memukau para penari Zapin dan pesilat, yang berhasil menghibur masyarakat yang memadati lokasi acara. (Aldo)